

Kebahagiaan yang diberikan oleh anak-ku adalah rejeki yang ku nikmati dan syukuri. Dan merupakan kebanggaan sendiri buat aku dan suami (yang telah pergi mendahului kami). Memang ini merupakan cobaan yang harus kami hadapi, Insya Allah kami dapat melaluinya. Tepatnya tanggal 21 Juni 2009, saya dan putri sulung menghadiri acara pelapasan anak ke-3 yang baru lulus SMP. Rasa kesendirian menerpa hati ini, kalau suami masih ada tentunya saya akan hadir bersama. Kerinduan merelung hati ini, setitik air mata bergulir dipinggir kelopak. Terlebih pada waktu guru menyebut nama Wiana Ariztriani sebagai the best 10 peringkat 4 dari Nilai Ujian Negara, rasa bangga, terharu menghalau hati ini. Alangkah bahagianya jika Pa ada disamping kami dan turut melihat betapa anak-anak tetap menjadi yang terbaik dalam berprestasi dan dapat membanggakan orang tua. Semoga apa yang telah anak-anak alami tidak menjadikan mereka terpukul.
Terima kasih Ya Allah,,, atas semua yang telah berikan kepada ku,, Semoga aku dapat menjaga titipan MU sampai kelak mereka menjadi anak-anak yang berguna, dapat menjaga nama baik orang tua, menjaga derajat yang telah engkau tingkatkan.
Amien
No comments:
Post a Comment